Tampil Beda, Cantik dengan SCARF

Lebih gaya dan cantik dengan Scarf

Lebih gaya dan cantik dengan Scarf

Scarf alias penghias leher udah jadi salah satu fashion item wajib punya bagi para fashionista. Soalnya, scarf -sama halnya kayak vest- adalah fashion item yang bisa menjadi penyelamat “kekosongan” dan bikin kita terlihat semakin keren.

Berbagai scarf pun bermunculan. Mulai yang berbahan ringan dan tipis hingga yang tebal dan berumbai-rumbai alias kefiyeh. Motifnya pun macam-macam. Mulai yang polos, bermotif print, hingga kotak-kotak.
Sebenarnya, scarf nggak selalu harus jadi penghias leher aja lho. Item multifungsi itu bisa diletakkan di mana saja dan bertransformasi jadi fashion item lainnya.

Pertama, scarf tampil di leher sesuai dengan fungsi utamanya untuk menghangatkan leher. Jika dipakai di leher, yang harus kalian perhatikan adalah padu padannya. Yang ingin bergaya chic bisa memilih scarf model kefiyeh yang tebal, namun cukup dipadukan dengan kaus yang santai.
Untuk scarf semacam itu, kita bisa memakainya dengan melipatnya menjadi bentuk segitiga dan menyampirkan sisanya ke belakang. Jika sedang ingin bergaya girlie yang manis, scarf bisa dililitkan di leher seperti syal dan membentuk sisanya menjadi pita.

Jika kita memakai kemeja atau jaket, agar tak terlihat tenggelam atau bertumpuk, lebih baik pakai scarf tipis yang dimasukkan ke kerah atau jaket.
Kedua, scarf dapat dipakai di atas kepala. Nah, yang ini bisa jadi pengganti bando atau bandana. Untuk menjadi pengganti bando, pertama, lipat scarf menjadi segitiga, lalu gulung-gulung hingga seukuran bando.

Bisa juga hanya dilipat menjadi segitiga lalu dipasang sebagai penutup kepala untuk memunculkan kesan rebel yang garang. Untuk jadi pengganti bando atau bandana, scarf yang bisa dipakai adalah scarf yang tipis, bukan kefiyeh.
Ketiga, scarf juga bisa muncul sebagai dasi. Yup! Pengganti dasi. Caranya gampang kok. Cukup pelintir atau lipat-lipatlah scarf hingga panjang. Kemudian, bentuk dasi seperti memakai dasi biasa. Atau, bentuk seperti simpul dasi Pramuka.

Model tie scarf ini bisa dipadukan dengan blus atau dress simpel. Aturannya, jika atasan yang dikenakan polos, pilih scarf bermotif sebagai aksesori. Sebaliknya, jika memakai atasan yang dihiasi aksen, padukan dengan scarf polos. Tinggal main warna saja.
Selanjutnya, yang keempat, scarf bisa juga tampil sebagai penyelamat di kala kehabisan ikat pinggang. Untuk yang ini, memang dibutuhkan scarf yang lebih panjang dan lebar. Bukan scarf yang tipis nan kecil.

Model kefiyeh juga bisa jadi pengganti ikat pinggang. Caranya sama seperti membuat dasi tadi. Setelah dilipat menjadi segitiga, lipat-lipat lagi hingga panjang. Kemudian, lilitkan di pinggang, lalu ikat sisanya membentuk simpul manis.
Terakhir, kalau scarf yang tebal dan panjang tadi bisa jadi pengganti ikat pinggang, kali ini giliran scarf kecil dan tipis yang beraksi. Lilitkan scarf tipis di tanganmu sebagai pengganti gelang atau bangle. Ingat, yang dipakai adalah scarf yang tipis dan kecil. Jangan lilitkan kefiyeh di tangan. Nah, selamat mengutak-atik scarf! (dri/jpnn)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s