Pencuri Gasak 25 Komputer SMA NEGERI 2 KARANGANYAR

Belum terkuak kasus pencurian 20 komputer milik MAN dan SMA Muhammadiyah Gondangrejo beberapa waktu lalu, kini SMA 2 Karanganyar ganti diobok-obok pencuri. Sebanyak 25 unit mother board komputer juga digasak pencuri, Senin dinihari.

Informasi yang dihimpun Suara Merdeka, kejadian diperkirakan sekitar pukul 02.00 sampai 04.30. Pencuri masuk ruang laboratorium komputer dengan cara mencongkel jendela dan teralisnya, kemudian menggondol 25 komputer tersebut.

Sama seperti yang terjadi di Gondangrejo, setelah diangkut ke kebun yang terletak di belakang sekolah itu, casing komputer dibuka, main board dan onderdil lainnya seperti hard disk diambil. Casing ditinggal di kebun semua.

Ini memang modus yang beberapa kali terjadi akhir-akhir ini. Bisa jadi untuk memudahkan membawa barang curian itu. Sebab kalau membawa CPU 25 buah, akan susah. Apalagi kalau tidak membawa mobil, bisa dipastikan hasil curian tidak terangkut.

Kepala SMA 2 Drs Wagiman MPd mengatakan, dari pengakuan penjaga sekolah yang bertugas malam itu, sekitar pukul 02.00 ketiganya, Suroto, Uum Bakhtiar dan Suparno masih keliling meronda. Tidak ada yang mencurigakan di lingkungan tersebut, sehingga mereka kembali ke pos jaga.

“Tapi pukul 04.30, saat berkeliling sebelum pulang, ternyata jendela ruang komputer dalam keadaan terbuka. Setelah dilihat, ternyata ruangan itu bekas diobrak-abrik dan sebagian mother board dan sebuah LCD hilang,” kata dia.

Mereka kemudian melaporkan hal itu ke Polsek Karanganyar Kota. Petugas yang mengidentifikasi menemukan casing yang berserakan di kebun belakang sekolah. Sebagian terlihat bekas dibongkar paksa. Ada hard disk yang tidak sempat terbawa, karena sulit dilepas.

Kapolsek AKP Sodikun mewakili Kapolres AKBP Sri Handayani mengatakan, aparat terus menyelidiki kasus tersebut. Dari hasil penyidikan sementara, pencuri keluar dan masuk ruangan melalui jendela yang dicongkel itu.

“Melihat hasil curian yang begitu banyak, dipastikan pelaku lebih dari satu orang. Beberapa sidik jari yang tertinggal di jendela dan casing yang ditinggal sudah diambil. Kami berharap kasus ini bisa terkuak,” kata dia.

Kejadian pencurian komputer di sekolah itu merupakan kali kedua. Tahun 2004, SMA 2 juga kecurian 1 unit server di lab bahasa. Kali ini justru hampir semua komputer digasak pencuri, sehingga proses belajar siswa sedikit tersendat.

“Apalagi computer yang kami miliki jenis yang baik, sudah Core 2 Duo. Selama ini, lab komputer SMA 2 termasuk yang terbaik di Karanganyar. Kami akan meminta persetujuan Dikpora, agar bisa mencicil membeli lagi komputer untuk pengganti agar siswa tetap bisa belajar,” kata Wagiman.

(Joko Dwi Hastanto /CN13)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s