Daftar Juara Dunia Pembalap Formula Satu

Juara dunia Formula Satu yang pertama adalah Nino Farina. Kejuaraan dunia pembalap F1 diadakan pertama kali pada 1950. Pembalap pertama yang menjadi juara dunia secara berturut-turut adalah Alberto Ascari, yang menjadi juara dunia pada musim 1952 dan 1953.

FIA secara resmi tidak menyatakan juara kepada seorang pembalap sampai pada akhir musim, tetapi seorang pembalap dinyatakan secara “de facto” juara dunia ketika tidak ada seorang pembalappun yang mampu menyaingi nilainya, walaupun jika mereka mendapatkan nilai penuh selama sisa kompetisi. Kejuaraan dunia pembalap telah mengalami hal ini sebanyak 23 kali dari total 56 musim yang telah diadakan. Musim kompetisi yang memiliki juara dunia terawal terjadi di musim 2002, ketika Michael Schumacher mengamankan gelar juara dunia walaupun masih tersisa enam seri balapan.

28 pembalap berbeda telah menjadi juara dunia, dengan pembalap Jerman, Michael Schumacher memegang rekor untuk gelar juara dunia terbanyak yaitu tujuh kali. Schumacher juga memegang rekor untuk gelar juara dunia berturut-turut terbanyak yaitu lima kali dari musim 2000 sampai 2004. Juara dunia sekarang ini adalah Lewis Hamilton yang menjadi juara dunia musim 2008 dengan keunggulan 1 poin dari Felipe Massa.

Berdasarkan musim

Musim Pembalap Tim Pole Menang Podium Tercepat Nilai Juara dunia Selisih nilai
1950 Nino Farina Alfa Romeo 2 3 3 3 30 Seri ke 7 dari 7 3
1951 Juan Manuel Fangio Alfa Romeo 4 3[1] 5 5 31 Seri ke 8 dari 8 6
1952 Alberto Ascari Ferrari 5 6 6 6 36 Seri ke 6 dari 8 12
1953 Alberto Ascari Ferrari 6 5 5 4 34.5 Seri ke 8 dari 9 6.5
1954 Juan Manuel Fangio Maserati, Mercedes[2] 5 6 7 3 42 Seri ke 7 dari 9 16.9
1955 Juan Manuel Fangio Mercedes-Benz 3 4 5 3 40 Seri ke 6 dari 7 16.5
1956 Juan Manuel Fangio Ferrari 6 3[3] 5[4] 4 30 Seri ke 8 dari 8 3
1957 Juan Manuel Fangio Maserati 4 4 6 2 40 Seri ke 6 dari 8 15
1958 Mike Hawthorn Ferrari 4 1 7 5 42 Seri ke 11 dari 11 1
1959 Jack Brabham Cooper* 1 2 5 1 31 Seri ke 9 dari 9 4
1960 Jack Brabham Cooper* 3 5 5 3 43 Seri ke 8 dari 10 9
1961 Phil Hill Ferrari* 5 2 6 2 34 Seri ke 7[5] dari 8 1
1962 Graham Hill BRM* 1 4 6 3 42 Seri ke 9 dari 9 12
1963 Jim Clark Lotus* 7 7 9 6 54 Seri ke 7 dari 10 21
1964 John Surtees[6] Ferrari* 2 2 6 2 40 Seri ke 10 dari 10 1
1965 Jim Clark Lotus* 6 6 6 6 54 Seri ke 7 dari 10 14
1966 Jack Brabham Brabham* 3 4 5 1 42 Seri ke 7 dari 9 14
1967 Denny Hulme Brabham* 0 2 8 2 51 Seri ke 11 dari 11 5
1968 Graham Hill Lotus* 2 3 6 0 48 Seri ke 12 dari 12 12
1969 Jackie Stewart Matra* 2 6 7 5 63 Seri ke 8 dari 11 26
1970 Jochen Rindt Lotus* 3 5 5 1 45 Seri ke 12[7] dari 13 5
1971 Jackie Stewart Tyrrell* 6 6 7 3 62 Seri ke 8 dari 11 29
1972 Emerson Fittipaldi Lotus* 3 5 8 0 61 Seri ke 10 dari 12 16
1973 Jackie Stewart Tyrell 3 5 8 1 71 Seri ke 13 dari 15 16
1974 Emerson Fittipaldi McLaren* 2 3 7 0 55 Seri ke 15 dari 15 3
1975 Niki Lauda Ferrari* 9 5 8 2 64.5 Seri ke 13 dari 14 19.5
1976 James Hunt McLaren 8 6 8 2 69 Seri ke 16 dari 16 1
1977 Niki Lauda Ferrari* 2 3 10 3 72 Seri ke 14 dari 16 17
1978 Mario Andretti Lotus* 8 6 7 3 64 Seri ke 14[8] dari 16 13
1979 Jody Scheckter Ferrari* 1 3 6 0 51 Seri ke 13 dari 15 4
1980 Alan Jones Williams* 3 5 10 5 67 Seri ke 13 dari 14 13
1981 Nelson Piquet Brabham 4 3 7 1 50 Seri ke 15 dari 15 1
1982 Keke Rosberg Williams 1 1 6 0 44 Seri ke 16 dari 16 5
1983 Nelson Piquet Brabham 1 3 8 4 59 Seri ke 15 dari 15 2
1984 Niki Lauda McLaren* 0 5 9 5 72 Seri ke 16 dari 16 0.5
1985 Alain Prost McLaren* 2 5 11 5 73 Seri ke 14 dari 15 20
1986 Alain Prost McLaren 1 4 11 2 72 Seri ke 16 dari 16 2
1987 Nelson Piquet Williams* 4 3 11 4 73 Seri ke 15 dari 16 12
1988 Ayrton Senna McLaren* 13 8 11 3 90 Seri ke 15 dari 16 3
1989 Alain Prost McLaren* 2 4 11 5 76 Seri ke 15[9] dari 16 16
1990 Ayrton Senna McLaren* 10 6 11 2 78 Seri ke 15 dari 16 7
1991 Ayrton Senna McLaren* 8 7 12 2 96 Seri ke 15 dari 16 24
1992 Nigel Mansell Williams* 14 9 12 8 108 Seri ke 11 dari 16 52
1993 Alain Prost Williams* 13 7 12 6 99 Seri ke 14 dari 16 26
1994 Michael Schumacher Benetton 6 8 10 8 92 Seri ke 16 dari 16 1
1995 Michael Schumacher Benetton* 4 9 11 8 102 Seri ke 15 dari 17 33
1996 Damon Hill[10] Williams* 9 8 10 5 97 Seri ke 16 dari 16 19
1997 Jacques Villeneuve Williams* 10 7 8 3 81 Seri ke 17 dari 17 39[11]
1998 Mika Häkkinen McLaren* 9 8 11 6 100 Seri ke 16 dari 16 14
1999 Mika Häkkinen McLaren 11 5 10 6 76 Seri ke 16 dari 16 2
2000 Michael Schumacher Ferrari* 9 9 12 2 108 Seri ke 16 dari 17 19
2001 Michael Schumacher Ferrari* 11 9 14 3 123 Seri ke 13 dari 17 58
2002 Michael Schumacher Ferrari* 7 11 17 7 144 Seri ke 11 dari 17 67
2003 Michael Schumacher Ferrari* 5 6 8 5 93 Seri ke 16 dari 16 2
2004 Michael Schumacher Ferrari* 8 13 15 10 148 Seri ke 14 dari 18 34
2005 Fernando Alonso Renault* 6 7 15 2 133 Seri ke 17 dari 19 21
2006 Fernando Alonso Renault* 6 7 14 5 134 Seri ke 18 dari 18 13
2007 Kimi Räikkönen Ferrari* 3 6 12 6 110 Seri ke 18 dari 18 1
2008 Lewis Hamilton McLaren 7 5 10 1 98 Seri ke 18 dari 18 1

 

Catatan

* – Mengindikasikan bahwa timnya juga memenangkan juara dunia konstruktor (yang diberikan sejak musim 1958).
  1. ^  – Fangio membagi kemenangan pada Formula Satu musim 1951 dengan Luigi Fagioli.
  2. ^  – Fangio berkompetisi pada tahun musim 1954 seri Argentina dan Belgia dengan Maserati, tetapi menyelesaikan musim dengan Mercedes.
  3. ^  – Fangio membagi kemenangan pada Formula Satu musim 1956 dengan Luigi Musso.
  4. ^  – Fangio membagi posisi ke-2 pada seri Monako dan Italia musim 1956 dengan Peter Collins.
  5. ^  – Hill memenangkan juara dunia pada Grand Prix F1 Italia 1956, tetapi rekan setimnya Wolfgang von Trips tewas pada kecelakaan di lomba tersebut.
  6. ^  – Surtees menjadi orang pertama yang menjadi juara dunia balap motor dan mobil, dimana ia tujuh kali memenangi gelar juara dunia pada kelas 350cc dan 500cc.
  7. ^  – Rindt tewas pada babak latihan untuk Grand Prix F1 Italia 1970, tetapi gelar juaranya belum dikonfirmasikan sampai dua seri kemudian, menjadikan ia sebagai orang pertama yang menjadi juara dunia setelah meninggal dunia.
  8. ^  – Andretti menjadi juara dunia setelah rekan setimnya Ronnie Peterson tewas setelah dioperasi karena kecelakaan pada Grand Prix F1 Italia 1978.
  9. ^  – Ayrton Senna menjadi juara di Grand Prix F1 Jepang 1989, tetapi kemudian didiskualifikasi karena memotong chicane. McLaren kemudian memprotes keputusan tersebut tetapi tidak dikabulkan, menyebabkan Prost yang menjadi juara dunia.
  10. ^  – Damon Hill adalah anak dari Graham Hill, yang menjadi juara dunia pada musim 1962 dan 1968, membuatnya menjadi pasangan ayah-anak pertama yang menjadi juara dunia.
  11. ^  – Michael Schumacher didiskualifikasi pada musim 1997.

 

Berdasarkan pembalap

Pembalap Total Musim
Michael Schumacher 7 19941995, 20002004
Juan Manuel Fangio 5 1951, 19541957
Alain Prost 4 19851986, 1989, 1993
Jack Brabham 3 19591960, 1966
Jackie Stewart 1969, 1971, 1973
Niki Lauda 1975, 1977, 1984
Nelson Piquet 1981, 1983, 1987
Ayrton Senna 1988, 19901991
Alberto Ascari 2 19521953
Jim Clark 1963, 1965
Graham Hill 1962, 1968
Emerson Fittipaldi 1972, 1974
Mika Häkkinen 19981999
Fernando Alonso 20052006
Nino Farina 1 1950
Mike Hawthorn 1958
Phil Hill 1961
John Surtees 1964
Denny Hulme 1967
Jochen Rindt 1970
James Hunt 1976
Mario Andretti 1978
Jody Scheckter 1979
Alan Jones 1980
Keke Rosberg 1982
Nigel Mansell 1992
Damon Hill 1996
Jacques Villeneuve 1997
Kimi Räikkönen 2007
Lewis Hamilton 2008

 

Berdasarkan kebangsaan

Kebangsaan Pembalap Total
Britania Raya 9 13
Brasil 3 8
Jerman 1 7
Argentina 1 5
Perancis 1 4
Australia 2 4
Austria 2 4
Finland 2 3
Italia 2 3
Amerika Serikat 2 2
Kanada 1 1
Selandia Baru 1 1
Afrika Selatan 1 1
Spanyol 1 2

 

Rekor

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s